Dear Diary Rileks September 13 2011

hello rileks wabil khusus diarynyah..
akhirnya aku kembali setelah mungkin tiga empat purnama berlalu,atau malah lebih?entahlah,aku tidak menghitungnya.tidak ingin terjebak dalam kebodohan yang disebabkan kengototan-kengototan manusia sok tahu yang memiliki gengsi maha tinggi hingga menyulitkan masyarakat luas.

dy,aku ga akan selesaikan studyku disini.terdengar menyedihkan memang,tapi itu kenyataan yang mau ga mau harus kuhadapi.itu telah berlalu kisahnya ketika aku lama tidak login. ketika itu aku mungkin sempat mengalami putus asa,bingung menentukan arah hidupku.
namun Tuhan selalu punya rencana yang tidak terduga kawan,kemarin ketika libur lebaran aku bisa pulang kampung.iya,ke tanah kelahiran yang selalu kurindu,hanya 4x seumur hidup ini aku bisa melihatnya.rencana-Nya adalah aku bisa pulang karena anak-anak 2008 di himpunanku berinisiatif untuk membelikanku tiket pergi pulang jakarta-makassar,ketika kutelepon ibu.dia cuma bisa terdiam dan mengucapkan syukur kepada sang Pemilik Ketentuan. Iya dy,sulit membayangkan di zaman sekarang yang nampaknya segalanya diukur lewat materi semata masih ada orang yang mau membelikan tiket dengan nominal yang tidaklah kecil.

Rencana berikutnya adalah aku dihadapkan pada kenyataan lain yang selama ini hanya kudengar lewat suara merdu ibuku.disana aku menyadari,imajinasiku sempit.cerita ibu tentang keadaan ibu entah terlalu diperhalus ataukah pengetahuanku terlalu minim sehingga tidak mampu membayangkan keadaan yang seperti terjadi di sana.rumah memang menjadi sangat sempit,bersyukur masih bisa beristirahat namun dibalik kekurangan ruang itu ada hal lain yang Tuhan anugerahkan kepada ibu. Itu adalah teman,buatku dan buat ibuku pun,teman nilainya tidak bisa ditaksir. aku pernah menulis di statusku,mempunyai banyak teman itu menyenangkan;ketika satu membuat sedih masih ada banyak yang akan membuatmu riang gembira. Yang aku syukuri dy,ibu disana walaupun tergolong orang baru di lingkungan itu namun tingkat penerimaan masyarakat sekitar sangat positif. aku ketika pulang sering melihat ibu bercengkrama di bawah langit malam dengan ibu-ibu tetangga,menyenangkan melihatnya.beliau bahkan sudah aktif di pengajian di masjid dekat sana.

hari terakhir aku berada disana,aku shalat subuh ke masjid bersama beliau.sepulangnya kami berputar-putar lingkungan sekitar sana,bercerita tentang luka yang ibu derita,tentang harapan-harapan beliau.tentang luka ibu aku hanya bisa berusaha tersenyum supaya setidaknya luka itu tidak lama berbekas di dirinya,untuk harapannya aku hanya bisa mengaminkan.sekali waktu aku bertanya tentang perjodohan.well,aku tidak bisa menutup mata ketika melihat si cahaya petunjuk ada di sana dengan kemilau kulitnya yang cemerlang bukan main.jawaban ibu cukup diplomatis di telingaku,beliau berkata oh bagus kok kalo kamu berminat sama dia.aku pun kemudian mengutarakan niat untuk melamarnya kelak setelah aku berhasil mengumpulkan sesuatu di kota kembang ini.kelak aku ingin membawamu ibu kesini beserta dia.bukan aku tidak suka makassar namun aku menyadari,sebesar-besarnya kota makassar masih jauh tertinggal dibandingkan bandung.dan lagi ,disini populasi nyamuk juga lebih rendah.tetapi walaupun aku berkeinginan tinggal di sini di kota kembang ini,aku tetap ingin tidur terakhirku dihabiskan di petak tanah di ongkoe,aku lahir disana,disana pula aku ingin beristirahat terakhir kalinya.

dan untuk saat ini aku hanya ingin melakukan apa pun yang akan membahagiakan ibuku,dan seandainya bisa juga meningkatkan kepercayaan diriku untuk meminang dirinya kelak.satu tahun ini akan kuhabiskan untuk mempertajam kemampuanku,aku belum tahu tahun depan akankah aku tetap di sini di kota kembang ini atau aku pergi ke kota makassar,yang pasti aku tetap ingin melanjutkan studiku tahun depan entah dimana.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s