Buka Puasa Gelar Setelah 20 Tahun

Jerman akan tampil untuk ke 12 kalinya di perhelatan sepakbola paling akbar tingkat negara-negara di Eropa. Mereka pernah ikut sebagai Jerman Barat pada tahun 1972,1976,1980,1984, dan terakhir 1988.  Setelah tembok Berlin runtuh pada tahun 1990 yang sekaligus menandai bersatunya Jerman Barat dengan Jerman Timur, dimulailah era baru Nationalelf. Dua kali gelar juara diraih oleh Jerman Barat pada 1972,sebelum menjadi pemenang Piala Dunia dua tahun berselang, dan tahun 1980 di Italia yang diikuti oleh 8 tim. Ketika Jerman bersatu, gelar juara Euro baru diraih kembali pada tahun 1996 di tanah Inggris dengan slogannya “Football Comes Home”. Oliver Bierhoff menjadi pahlawan di final berkat tandukannya ke gawang Republik Ceko. Final kala itu dimainkan dengan sistem golden goal, yang berarti siapa pun yang mencetak gol pertama kali pada babak perpanjangan waktu, dia langsung menjadi pemenangnya.

 

Puasa gelar masih terus berlangsung sampai Euro 2012 berlangsung. Di perhelatan yang berlangsung di Ukraina dan Polandia tersebut, langkah Jerman terhenti di tangan Italia yang secara memalukan takluk empat gol tanpa balas di babak final dari Spanyol. Balotelli terlalu perkasa untuk Jerman yang melesakkan dua gol ke gawang Neuer dan hanya bisa dibalas oleh penalti Ozil di injury time babak kedua.

 

Setelah memuaskan puasa gelar juara dunia pada tahun 2014 silam di tanah Brasil, Jerman akan mencoba merebut mahkota dari Spanyol yang berhasil melakukan back to back juara dari Euro 2008, Piala Dunia 2010, kemudian Euro 2012. Pencapaian yang sulit dikejar di masa depan dengan semakin meratanya talenta sepakbola dunia.

 

Setelah berhasil menjadi jawara di babak kualifikasi grup D dengan melewati hadangan Polandia, Irlandia, Skotlandia, Georgia dan Gibraltar dengan angka 22 hasil 7 kemenangan, sekali seri dan dua kali kalah dari Polandia di Warsawa serta dari Irlandia di Dublin, Jerman datang ke Perancis dengan status unggulan.

 

Jerman menjadi unggulan teratas bersama dengan Inggris, Spanyol, Portugal, serta Belgia. Tuan rumah langsung masuk menjadi peserta grup A.

 

Pada undian yang berlansung di Paris tanggal 12 Desember silam, Jerman diberikan grup yang tidak ringan. Di grup C, Jerman akan bersaing dengan duet tuan rumah Euro 2012 yaitu Ukraina dan Polandia serta Irlandia Utara yang merupakan tim debutan.

 

Sering-sering aja pose begini Mas(Thomas)

Polandia (34)

Yang paling saya tidak sukai di grup ini adalah Polandia. Alasannya sederhana saja, Polandia cukup banyak mengetahui kelemahan dan kekuatan Jerman setelah berjibaku di kualifikasi. Kapten Polandia, Lewandowski bermain di klub ternama Jerman, Bayern Muenchen yang berisi banyak pilar-pilar Jerman seperti Boateng, Neuer, Gotze, Muller. Lewandowski sebelum menyeberang ke Munchen sempat bergabung dengan Borussia Dortmund dan membentuk Trio Polandia dengan Jakub Blaszczykowski yang sekarang di Fiorentina dan  Lukas Piszczek yang masih bertahan di Dortmund.
Robert Lewandowski, 27, kapten Polandia (73 caps, 34 gol)
Keikutsertaan Polandia pada Euro 2016 adalah untuk yang ketiga. Mereka baru bisa menembus babak kualifikasi pada tahun 2008 di mana mereka menjadi juru kunci dari grup yang berisi Kroasia, Jerman, serta tuan rumah Austria. Partisipasi kedua hadir saat mereka menjadi tuan rumah empat tahun kemudian yang lagi-lagi hasilnya tidak menggembirakan, menjadi yang terakhir setelah Republik Ceko, Rusia, dan Yunani. Berkah sebagai tuan rumah tidak mampu mengangkat performa mereka.
Pertemuan antara Jerman melawan Polandia paling dramatis yang pernah saya saksikan adalah ketika pada piala dunia 2006. Saat Jerman menjadi tuan rumah dan para pendukung di stadion Dortmund harus berdebar-debar selama 90 menit sebelum akhirnya Oliver Neuville menjebol gawang Artur Boruc di injury time. Pertandingan tersebut tentunya cukup emosional bagi Miroslav Klose dan Lukas Podolski, dua pemain yang merupakan kelahiran Polandia namun membawa bendera Jerman.
Pada Euro 2008, bukan lagi Neuville yang menggetarkan jala Boruc namun Podolski yang sudah semakin matang sebagai pesepakbola. Dua kali gawang Boruc dibobol, sedangkan gawang Lehmann sampai pertandingan berakhir tidak bergetar.
Di grup B pada Euro 2008 tersebut, Jerman keok sekali di tangan Kroasia. Gol semata wayang Podolski tidak kuasa menahan keperkasaan tim asuhan Slaven Bilic. Darijo Srna dan Ivica Olic menghajar Jens Lehmann.Derita semakin lengkap ketika Schweinsteiger diganjar kartu merah oleh wasit.
Polandia sekarang sedang mengalami era keemasan ketiga setelah era Grzegorz Lato di tahun 70-an dan Zbigniew Boniek pada tahun 80-an berlalu. Kala itu mereka berhasil mencapai tempat ketiga di Piala Dunia 1982.
Meskipun gagal ikut piala dunia 2010 dan 2014, namun mereka selalu ikut di dua Euro terakhir. Dengan usia pemain yang cukup matang dari deretan nama yang dipanggil untuk memperkuat tim saat kualifikasi, Polandia sepertinya akan sangat menggebu-gebu untuk meraih hasil maksimal. Lewandowski sebagai kapten dan salah satu yang paling senior dengan torehan 73 kali berseragam Polandia tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk menorehkan sejarah bagi negara yang benderanya berkebalikan dengan Indonesia ini.
Menghadapi Polandia adalah ujian terberat Jerman di grup. Berbekal kemenangan di Warsawa berkat dua gol bomber muda  Ajax Amsterdam, Arkadiusz Milik, Polandia akan setidaknya mengincar hasil seri melawan Jerman. Sambil berusaha mencuri kemenangan dari Ukraina dan Irlandia Utara.

Ukraina(29)

Jika membicarakan Ukraina, bagi penggemar sepakbola yang besar di era 90-an tentu kenal dengan nama besar Andriy Shevchenko atau biasa dipanggil Sheva. Sheva yang mengawali karirnya di Dinamo Kyiv, kemudian pindah ke AC Milan selama tujuh tahun sebelum menjadi bagian dari revolusi Abramovich di Chelsea dan kembali ke Milan dan gantung sepatu di klub asalnya sekarang menjadi politisi. Sheva masih menjadi pencetak gol terbanyak bagi Ukraina.
Anatoliy Tymoschuk, 36, kapten Ukraina (140 caps , 4 gol)
Dengan umur negara yang masih terbilang muda, Ukraina belum banyak menelurkan prestasi. Mereka baru sekali ikut serta di Piala Dunia 2006. Saat itu, tim yang dikepalai  oleh Oleg Blokhin, legenda Ukraina lainnya saat masih berbendera Uni Soviet, berhasil menembus babak perempat final. Euro 2012 karena menjadi tuan rumah, Ukraina dapat berpartisipasi dengan hasil akhir peringkat tiga di bawah Inggris dan Perancis. Nilai Ukraina sebenarnya sama dengan Swedia yang menjadi juru kunci, namun berkat kemenangan 2-1 atas Swedia, Ukraina berhak atas tempat ketiga.
Kapten Ukraina saat ini adalah Anatoliy Tymoschuk yang sempat empat tahun bersama Bayern Munchen. Tymoschuk juga merupakan pemegang caps paling banyak untuk Ukraina dengan 141 kali penampilan.
Dengan mayoritas pemain bermain di liga lokal, Ukraina akan punya kekuatan tersendiri dari segi kekompakan tim. Salah satu ‘penyakit’ yang sering menghinggapi tim bertabur bintang yang pemainnya berlaga di liga asing adalah kesulitan membuat mereka mengenali karakter satu sama lain.

Irlandia Utara (30)

Ini adalah tim paling misterius di grup. Mereka lolos ke Perancis setelah berhasil menjuarai grup yang berisikan Rumania, Hungaria, Finlandia, Kepulauan Faroe, dan Yunani.
Steven Davis, 30, kapten Irlandia Utara (78 caps, 7 gol)
Pemain Irlandia Utara mayoritas bermain di Liga Inggris atau Skotlandia. Mirip dengan Ukraina. Pemain paling kesohor mereka adalah George Best yang bermain untuk Manchester United dan menjadi pemain terbaik Eropa pada tahun 1968. Tapi Best bukan yang terbaik untuk negaranya dalam hal torehan caps maupun gol.
Caps terbanyak dimiliki oleh Pat Jennings dengan 119 kali bermain, sedangkan pencetak gol terbanyak diduduki oleh David Healy dengan 36 gol dari 95 penampilan.
Menghadapi tim misterius seperti ini Jerman juga sebaiknya waspada. Apalagi Irlandia Utara tentunya akan tampil tanpa beban karena mereka adalah debutan.
Dugaan saya Jerman akan meraih 7 angka hasil dua kali menang menghadapi Ukraina dan Irlaandia Utara  serta dipaksa imbang melawan Polandia.
Saya ingin melihat Spanyol ditekuk oleh Jerman karena dua kali kesempatan (Euro 2008 dan PD 2010 ) Jerman dihadang langkahnya oleh Spanyol. Kemenangan atas Spanyol akan melengkapi manisnya gelar juara. Itu juga kalau juara.
Tapi saya sedikit meragukan kepemimpinan Schweinsteiger sebagai seorang kapten. Lebih pas Hummels atau Neuer untuk menjadi kapten karena mereka cenderung lebih bisa mengendalikan emosinya.
Alternatif kapten yang tepat: bek dan kiper
Melihat grup lain saya pikir yang paling perlu diwaspadai adalah Belgia. Deretan pemain muda mereka sudah berhasil menjuarai Piala Dunia 2018 di permainan FM 2016 saya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s